Foodgrade Calcium Carbonate

Peran Foodgrade Calcium Carbonate pada Industri Coklat

Siapa sangka, di balik kelezatan coklat premium yang kita nikmati, terdapat satu bahan aditif yang berperan krusial, yaitu foodgrade calcium carbonate. Bahan ini bukan sekadar pengisi biasa. Tapi komponen strategis yang menentukan kualitas akhir produk coklat Anda.

Foodgrade calcium carbonate adalah kalsium karbonat berstandar pangan yang telah melalui proses pemurnian ketat untuk memastikan keamanan konsumsi. Dalam industri coklat, ia berfungsi sebagai agen pembentuk tekstur. Fungsi lainnya yaitu penguat nutrisi dan stabilisator yang membuat produk lebih konsisten dan tahan lama.

Dalam industri cokelat, tekstur adalah segalanya. Konsumen menginginkan sensasi lembut di lidah, tidak berpasir, dan meleleh sempurna. Di sinilah foodgrade calcium carbonate berperan. Dengan ukuran partikel yang sangat halus (mikron), bahan ini membantu menciptakan mouthfeel yang smooth tanpa mengubah rasa karakteristik coklat.

Lebih dari itu, calcium carbonate juga berfungsi sebagai agen fortifikasi. Di era konsumen yang semakin health-conscious, coklat dengan kandungan kalsium tambahan menjadi nilai jual tersendiri. Satu batang coklat dapat menyumbang hingga 10-15% kebutuhan kalsium harian. Hal ini menjadikannya camilan yang tidak hanya lezat tetapi juga fungsional.

Dari sisi manufaktur, foodgrade calcium carbonate membantu mengontrol viskositas massa coklat selama proses conching. Hal ini memudahkan pengadukan, mengurangi waktu produksi, dan menghemat konsumsi energi. Hasilnya? Efisiensi produksi meningkat tanpa mengorbankan kualitas.

Stabilitas warna juga terjaga lebih baik. Calcium carbonate membantu menjaga brightness coklat putih dan mencegah fat bloom atau lapisan putih yang sering muncul akibat migrasi lemak ke permukaan. Produk Anda pun tetap menarik di rak lebih lama.

Aplikasi Optimal dan Standar Kualitas Foodgrade Calcium Carbonate

Dalam formulasi coklat, dosis calcium carbonate biasanya berkisar 0,5-3% dari total berat, tergantung jenis produk. Untuk coklat putih dan compound chocolate, dosisnya cenderung lebih tinggi karena kebutuhan tekstur yang lebih padat. Sementara untuk dark chocolate premium, dosisnya lebih rendah agar tidak menutupi kompleksitas rasa kakao.

Aplikasinya pun beragam: dari praline, coklat batangan, hingga coating untuk wafer dan biskuit. Bahkan dalam produk-produk vegan chocolate yang menggunakan susu nabati, calcium carbonate membantu mengembalikan kandungan kalsium yang hilang karena tidak adanya dairy.

 Standar Kualitas yang Harus Dipenuhi

Tidak semua calcium carbonate layak digunakan dalam makanan. Foodgrade calcium carbonate harus memenuhi standar internasional seperti:

  • Kemurnian tinggi (minimal 98% CaCO3)
  • Bebas kontaminan logam berat (timbal, arsenik, merkuri)
  • Sertifikasi FSSC 22000, HACCP, atau ISO 22000
  • Ukuran partikel konsisten untuk tekstur optimal
  • Warna putih cerah untuk menjaga estetika produk

Produsen coklat yang serius tentang kualitas selalu memilih supplier yang dapat menyediakan Certificate of Analysis (CoA) untuk setiap batch, memastikan konsistensi dan keamanan produk mereka.

Cari Supplier Foodgrade Calcium Carbonate Terpercaya untuk Industri Coklat Anda?

Niraku Jaya Abadi adalah solusi terpercaya untuk kebutuhan mineral berkualitas tinggi industri makanan dan minuman Anda. Dengan pengalaman puluhan tahun, kami menyediakan calcium carbonate dengan standar internasional. Produk kami telah digunakan oleh berbagai produsen confectionery terkemuka di Indonesia. Selain itu juga telah tersertifikasi dan melalui quality control ketat.

Untuk melihat detail produk foodgrade calcium carbonate, klik di sini 

Kontak PT Niraku Jaya Abadi:
WhatsApp: 0878-5868-7898
Website: niraku-minerals.com
Email: sales@niraku.co.id

Review Your Cart
0
Add Coupon Code
Subtotal